Rabu, 04 Agustus 2010

Tips membeli kamera baru atau 2nd

Banyak fotografer lebih suka membeli kamera atau lensa dalam keadaan baru. Ini adalah suatu hal yang wajar, karena kita akan mendapatkan model terbaru, kondisi peralatan yang prima, dan umumnya mendapatkan masa garansi. Bila budget yang tersedia mencukupi, maka membeli kamera atau lensa dalam keadaan baru mungkin adalah pilihan terbaik.

Tips membeli kamera atau lensa baru:



  1. Tentukan fasilitas kamera yang diperlukan, tipe dan merek yang diinginkan sesuai dalam
    rentang budget yang tersedia. Untuk mendapatkan gambaran rentang harga, hubungi beberapa toko kamera melalui telepon.

  2. Kunjungi toko kamera dan coba beberapa tipe kamera pilihan anda, untuk merasakan kamera
    yang akan anda beli. Pemilihan tipe dan merek adalah sangat bersifat personal/pribadi
    sehingga anda sebaiknya mencoba sendiri semua segi pemilihan� yang penting untuk anda
    (spesifikasi, ergonomi, kontrol, kemudahan pemakaian).

  3. Dapatkan lensa terbaik sesuai budget anda. Lensa adalah bagian kamera yang akan
    membentuk dan menentukan kualitas hasil foto, sehingga (menurut pendapat saya) lebih
    penting dari body kamera yang digunakan. Untuk mendapatkan informasi mengenai kualitas
    lensa, lihat di PhotoZone atau Photodo web site.


Tetapi membeli dalam keadaan bekas pakai/secondhand patut pula dipertimbangkan. Selain
harga yang lebih murah, ada beberapa alasan untuk membeli kamera atau lensa dalam keadaan
bekas, diantaranya: anda menginginkan kamera atau lensa dengan spesifikasi tertentu tetapi
terlalu mahal untuk membeli dalam keadaan baru; atau anda menginginkan backup kamera
(untuk digunakan dengan lensa atau film jenis lainnya). Berikut ini adalah panduan untuk
membeli kamera atau lensa dalam keadaan bekas (khususnya kamera auto fokus):

Tips membeli kamera bekas:



  1. Periksa keadaan umum kamera, yang akan memberikan gambaran bagaimana pemilik sebelumnya
    merawat dan menggunakan kamera tersebut. Hindari kamera dengan cacat luar ataupun cacat
    dalam yang nyata.

  2. Nyalakan kontrol kamera, dan cek apakah seluruh fungsi dan tombol kontrol atau dial
    kamera berjalan dengan semestinya.

  3. Coba fungsi autofokus dengan sebuah lensa untuk tes, apakah berjalan dengan baik dan
    akurat.

  4. Lihat dari viewfinder kamera dan pastikan gambar dan viewfinder display (bila ada)
    terlihat jelas. Sedikit partikel debu atau kotoran umum didapati pada kamera bekas, tetapi
    adanya cacat/benda asing di viewfinder harus dihindari.

  5. Cek kondisi dan fungsi LCD panel. Cobalah mengganti mode eksposure untuk memastikan
    setiap mode terdisplay dengan baik.

  6. Cek shutter pada berbagai speed/kecepatan, dari yang tercepat sampai terlambat. Anda
    seharusnya akan dapat mendengar adanya perbedaan waktu sesuai dengan pengesetan speed
    shutter pada proses pemotretan.

  7. Lepaskan lensa dan lihat bagian dalam kamera dari arah depan. Cek kondisi kaca/mirror
    apakah tidak terdapat goresan atau retakan dan apakah kaca membuka/menutup kembali dengan
    semestinya dalam setiap proses pemotretan. Juga periksa kondisi focusing screen (di bagian
    atas kaca) apakah dalam kondisi baik dan bebas goresan.

  8. Lihat keadaan mount lensa pada body. Pastikan tidak terdapat distorsi atau kerusakan
    mount karena benturan, dan seluruh pin atau gear/lever pada mount dalam keadaan baik.

  9. Buka bagian belakang kamera, dan lihat keadaan shutter. Seluruh blade shutter harus
    dalam keadaan rata dan tanpa goresan. Set kamera pada speed lambat, dan tekan tombol
    shutter untuk melihat dan memastikan shutter dapat terbuka dalam keadaan penuh. Cek juga
    kondisi rail film dan pressure-plate, yang harus dalam keadaan bebas dari goresan.

  10. Mintalah bantuan petugas/penjual untuk memasang tes film di dalam body. Cek apakah
    kamera me-load, wind, dan rewind film dengan semestinya.

  11. Bukalah kompartemen baterai, untuk meyakinkan tidak terdapat kerusakan kontak pin yang
    disebabkan oleh baterai bocor.

  12. Bila mungkin, mintalah masa garansi (1 atau 3 bulan) dari penjual.


Tips membeli lensa bekas:



  1. Periksa keadaan umum lensa, dan hindari lensa dengan cacat yang nyata.

  2. Goyangkan lensa. Tidak terlalu keras, tetapi cukup kuat untuk mendengar dan mendeteksi
    bila ada elemen gelas di dalam lensa yang tidak terpasang dengan baik atau bahkan
    terlepas.

  3. Periksa bagian depan dan belakang lensa dengan seksama. Hindari lensa dengan elemen
    depan/belakang yang tergores, retak, atau pecah kecil/gumpil.

  4. Lihat bagian dalam lensa ke sumber cahaya (misalnya lampu). Sedikit debu merupakan hal
    yang umum, sedikit jamur (kemungkinan besar) dapat dibersihkan atau diservis. Sebaiknya
    hindari lensa dengan jamur yang banyak dan tebal, atau mempunyai partikel asing di
    dalamnya.

  5. Pasang lensa pada kamera (sebaiknya milik anda) dan yakinkan seluruh fungsi kamera dan
    lensa berjalan dengan semestinya.

  6. Periksa apakah aperture dalam lensa menutup sesuai pengesetan dalam pemotretan. Buka
    bagian belakang kamera, set dalam mode Bulb, dan tekan tombol shutter. Lakukan tes ini
    pada seluruh rentang aperture lensa.

  7. Periksa fungsi autofokus pada lensa, apakah berjalan dengan semestinya dan akurat.

  8. Periksa manual fokus ring pada lensa. Yakinkan manual fokus ring berfungsi dengan baik,
    tanpa suara atau sendatan pada mode manual fokus.

  9. Bila lensa tipe zoom, periksa apakah mekanisme zoom lensa berjalan dengan halus dan
    lancar. Hindari lensa dengan mekanisme zoom yang tersendat-sendat, terlalu keras, atau
    terlalu kendor.

  10. Periksalah filter thread pada bagian depan lensa, dan yakinkan tidak terdapat kerusakan
    atau kemacetan. Bila ragu-ragu, lakukan tes dengan memasang sebuah filter pada lensa
    tersebut.

  11. Bila mungkin, mintalah masa garansi dari penjual.



Jangankan baru, 2nd ja ga kebeli,,,,,nti pasti kebeli koq, kalo dah dpet rezki dr ALLAH . .
AMIIIIIINNNNNN . . . .


Selasa, 03 Agustus 2010

Pesawat-Pesawat Tercepat di Dunia

Berdasarkan rekor kecepatan udara (Air speed record) yang diklasifikasikan oleh Fédération Aéronautique Internationale (FAI), menyebutkan bahwa Pesawat non eksperimental yang memegang rekor tercepat di dunia sampai saat tulisan ini diplubikasikan, masih dipegang oleh SR-71 Blackbird dengan kecepatan 3530 km/jam (Mach 3,2).

Namun sebetulnya ada pesawat experimental yang lebih cepat namun tanpa awak (unmanned), yaitu Boeing X-43 NASA yang mencapai kecepatan 12144 km/jam (Mach 9,8). Berikut adalah pesawat-pesawat atau benda terbang tercepat di dunia sesuai dengan kelasnya.


1. BOEING NASA X-43

( Pesawat tanpa awak tercepat di dunia / the fastest unmanned aircraft in the world)
X-43 merupakan pesawat tanpa awak tercepat di dunia sekaligus menjadi benda terbang tecepat di bumi ini. X-43 merupakan sebuah pesawat eksperimen hipersonik tanpa awak (unmanned experimental hypersonic aircraft) yang dirancang dengan banyak variasi skala dimaksudkan untuk mengetes aspek yang beragam dalam penerbangan supersonic. Ini merupakan bagian dari program NASA Hyper-X.

NASA X-43 mencetak rekornya pada 16 November 2004 dengan mencapai kecepatan 12144 km/jam (Mach 9,8) pada ketinggian 13157 meter. Cara penerbangannya, Roket Pegasus yang membawa X-43 diluncurkan dari pesawat Boeing B-52. Setelah mencapai ketinggian yang diinginkan, roket ini dibuang, selanjutnya X-43 melaju dengan mesinnya sendiri yaitu mesin Scramjet.

Spesifikasi X-43 : – Berat (weight) = 1300 kg
- Panjang (length) = 3,7 meter
- Top speed = 12144 km/h (Mach 9,8)
- Awak (crew) = 0


2. North American X-15

(Pesawat bertenaga roket dan berawak tercepat di dunia)
X-15 merupakan pesawat bertenaga roket (rocket-powered aircraft) tercepat di dunia, sekaligus pesawat berawak tercepat di dunia (the fastest manned aircraft in the world). X-15 merupakan pesawat tercepat ke-2 di bumi. Sebagaimana dengan X-43, X-15 juga merupakan pesawat experimental NASA.

Spesifikasi X-15 : – Top speed = 7274 km/h (Mach 6,7)
- Jangkauan (range) = 450 km
- Awak (crew) = 1
- Panjang = 15,45 m
- Berat = 6620 kg


3. Lockheed SR-71 BLACKBIRD

(Pesawat jet berawak tercepat di dunia / the fastest jet airplane in the world)
Untuk jenis pesawat jet berawak non-experimental tercepat di dunia jatuh kepada SR-71 Blackbird. SR-71 mempati peringkat ke-3 pesawat tercepat di bumi. SR-71 merupakan pesawat dari pabrikan Lockheed. Pesawat ini merupakan pesawat intai strategis (Strategic Reconnaissance) yang dioperasikan oleh Angkatan Udara Amerika Serikat. Pesawat ini mencetak rekor kecepatan pada 28 Juli 1976 yang diawaki oleh Kapten Eldon W. Joersz dan Mayor George T. Morgan dengan kecepatan 3530 km/h (Mach 3,2) pada ketinggian 80000 ft (24 km).

Angkatan Udara AS mengkalim bahwa SR-71 merupakan satu-satunya pesawat mereka yang dapat beroperasi secara optimal pada ketinggian 24000 meter. Struktur Blackbird 93 % terbuat dari titanium agar pesawat tetap kokoh saat melaju dengan kecepatan di atas Mach 3. SR-71 kerap digunakan untuk melakukan tugas spionase (mata-mata) ke daerah musuh, sehingga untuk itulah pesawat ini dirancang agar dapat terbang tinggi agar tidak tertangkap radar dan senjata anti pesawat musuh.

Spesifikasi : – Top speed = 3530 km/h (Mach 3,2)
- Awak = 2
- Jangkauan (range) = 5400 km
- Panjang = 32,74 m
- Berat = 30600 kg


4. Westland Lynx 800 G-LYNX

(Helikopter tercepat di dunia / the fastest helicopter in the world)
Adalah helikopter Inggris raya yang dirancang oleh AgustaWestland. Westland Lynx 800 merupakan helikopter tercepat di dunia dan menempati peringkat ke-50an pesawat tercepat di dunia. Helikopter ini membukukan rekor pada 11 Agustus 1986 dengan kecepatan 401 km/jam (Mach 0,3). Westland Lynx biasa digunakan untuk SAR, pengangkutan strategis, air support, anti kapal selam, dll. Westland Lynx 800 mengalahkan kecepatan Sikorsy X-2 (366 km/jam) yang saat ini masih dalam tahap uji coba.

Spesifikasi :
- Top speed = 401 km/h (Mach 0,3)
- Jangkauan (range) = 528 km

BENCANA BENCANA TERBURUK DI DUNIA

Inilah beberapa bencana yang dikategorikan sebagai "the worse and unfotunate evens ever" atau bencana terburuk yang pernah ada di dunia sehingga beberapa majalah diseluruh dunia mengklasifikasikanya ke dalam urutan berdasarkan kronologis tahun dan korban.


100. kebakaran Library of Congress tahun 1851
99. Terbakarnya Apollo 1 tahun 1967
98. Ledakan pesawat ulang alik Challenger tahun 1986
97. Jatuhnya pasar saham Amerika Serikat tahun 1929
96. Kecelakaan nuklir pulau Three Mile tahun 1979
95. Dust Bowl di Amerika Serikat tahun 1932 - 1937
94. Tumpahnya minyak Exxon Valdez di Alaska tahun 1989
93. Kebakaran besar London tahun 1966
92. Kebakaran perbukitan Oakland tahun 1991
91. Ledakan balon udara Hindenburg tahun 1937
90. Topan Hugo tahun 1989
89. Banjir U.S Midwest tahun 1993
88. Gempa bumi San Francisco tahun 1989
87. Topan Andrew tahun 1992
86. Tabrakan besar kereta Nashville tahun 1918
85. Runtuhnya lorong di Hyatt Regency di Kansas tahun 1981
84. Kebakaran hotel Winecoff di Atlanta tahun 1946
83. Kebakaran kapal Morro Castle tahun 1934
82.Kebakaran pabrik Triangle di New York tahun 1911
81. Kebakaran Sirkus Ringling Bros dan Barnum & Bailey tahun 1944
80. Pengeboman Oklahoma City tahun 1995
79. Banjir Florence Art tahun 1966
78. Kecelakaan kereta Quintinshill di Skotlandia 1915
77. Jatuhnya pesawat 800 New york 1996
76. Jebolnya bendungan Stava di Italia tahun 1985
75. Pengeboman Pan Am Lockerbie di Skotlandia tahun 1988
74. Jatuhnya DC-10 American Airlines di Chicago tahun 1979
73. Kerusuhan sepak bola di Lima, Peru tahun 1964
72. Tornado Midwestern di Indiana tahun 1974
71. Kebakaran di pusat perbelanjaan L'Innovation di Belgia tahun 1967
70. Jatuhnya DC-10 maskapai penerbangan Turki tahun 1974
69. Tabrakan pesawat Arab Saudi-Kazakhstan tahun 1996
68. Bencana tambang Monongah tahun 1907
67. Kebakaran kereta api Mesir tahun 2002
66. Kebakaran klab Cocoanut Grove tahun 1942
65. Jatuhnya pesawat 123 maskapai penerbangan Jepang tahun 1985
64. Bencana kereta api di terowongan Italia tahun 1944
63. Ledakan pelabuhan Texas City tahun 947
62. Tabrakan di Landas pacu Tenerife tahun 1977
61. Topan besar New England tahun 1938
60. Topan Georges di Alabama tahun 1998
59. Kebakaran theater Iroqouis di Chicago tahun 1903
58. Tornado di Missouri, Illinois, Indiana tahun 1925
57. Kecelakaan kereta api India tahun 1981
56. Badai salju N.Y city tahun 1888
55. Kebakaran di General Slocum
54. Tenggelamnya Impress of Ireland
53. Ledakan tambang Courrieres tahun 1906
52. Tenggelamnya Toya Maru
51. Kebakaran besar Chicago dan Kebakaran Hutan Peshtigo
50. Tenggelamnya Titanic
49. Tenggelamnya Sultana
48. Ledakan Mont Blanc
47. Banjir Johnstown
46. Serangan WTC tanggal 11 september
45. Gempa bumi San Francisco tahun 1906
44. Kebocoran pabrik kimia Bhopal di India
43. Ledakan gereja Rhodes tahun 1856
42. Tabrakan antara Dona Paz dan Vector tahun 1987
41. Gempa bumi Kobe di Jepang tahun 1995
40. Topan hindia Barat dan danau Okeechobee tahun1928
39. Kabut Maut London tahun 1952
38. Topan Galveston
37. Topan Fifi
36. Kecelakaan Pabriki nuklir Chernobyl di Ukraina
35. Topan Mitch
34. Letusan gunung Vesuvius di Pompeii, Italia tahun 79
33. Tsunami Jepang tahun 1780
32. Topan besar tahun 1780
31. Gempa bumi Izmit, Turki, tahun 1999
30. Letusan gunung Krakatau
29. Letusan gunung Pelee
28. Gempa bumi dan tanah longsor Iran tahun 1990
27. Gempa bumi Erzincan, Turki, tahun 1939
26. Gempa bumi Lisbon, Portugal tahun 1755
25. Gempa bumi Armenia tahun 1988
24. Gempa bumi dan tanah longsor di Peru tahun 1970
23. Angin topan Kalkuta di India tahun 1864
22. Letusan Tambora tahun 1815 di Indonesia dan tahun tanpa musim panas
21. Gempa bumi besar Kanto di Jepang
20. Gempa bumi Messina, Sisilia, tahun 1908
19. Gempa bumi Gansu, China tahun 1920
18. Gempa bumi Antiokia, Siria tahun 526
17. Wabah Pes di Konstantinopel
16. Wabah kelaparan Rusia tahun 1891
15. Gempa bumi Tangshan, China, tahun 1976
14. Gempa bumi besar China tahun 1556
13. Badai Bangladesh tahun 1970
12. Wabah kelaparan kentang di Irlandia
11. Banjir sungai Kuning danSungai Yangtze
10. Demam berkeringat di Inggris (3 juta orang tewas)
9. Epidemi cacar di Meksiko tahun 1520 (4 juta orang tewas)
8. Wabah kelaparan di Ukraina tahun 1921 (5 juta orang tewas)
7. Wabah kelaparan di Ukraina tahun 1932 (7 juta org tewas)
6. Kekeringan, wabah kelaparan, dan penyakit di India tahun 1986 (8.250.000 orang tewas)
5. Kekeringan, wabah kelaparan, dan epidemi di China pada abad keempat belas (9 juta orang tewas)
4. Wabah kelaparan di China tahun 1876 (9 juta-13 juta orang tewas)
3. Epidemi di AIDS di seluruh dunia (Korban tak terhitung)
2. Epidemi Influenza besar di seluruh dunia tahun1918-1919 (22 juta-40 juta org tewas)
1. Black death di seluruh eropa tahun 1347-1351 (75 juta orang tewas)



hmmm,,,moga2 ga da lg bncana2 kek gini , , ,khusunya Republik Indonesia Tercinta . . . .